
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan Operasi Pasar Pangan Murah yang bertempat di Dusun Kebonan, Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, pada Rabu pagi (20/05/2026). Langkah taktis ini diambil pemerintah daerah sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam rangka pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di tingkat konsumen.
Sejak loket pelayanan dibuka pada pukul 10.06 WIB, antusiasme masyarakat Kecamatan Kunir langsung melonjak. Ratusan warga yang didominasi oleh ibu rumah tangga tampak tertib mengantre guna mendapatkan komoditas pangan berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasaran saat ini.
Dalam Operasi Pasar kali ini, Diskopindag memprioritaskan penjualan tiga komoditas pokok utama yang paling dibutuhkan masyarakat, antara lain:
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan): Tersedia dalam kemasan ekonomis untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat harian keluarga dengan harga subsidi pemerintah.
Minyakita: Minyak goreng kemasan rakyat yang menjadi buruan utama warga demi menjaga kestabilan operasional dapur rumah tangga.
Gula Pasir: Komoditas manis konsumsi harian yang disediakan sesuai standardisasi harga eceran tertinggi (HET) yang aman di kantong masyarakat.
Pihak Diskopindag Lumajang menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Pasar di wilayah Kecamatan Kunir ini bekerja sama erat dengan pihak Perum BULOG serta jajaran Forkopimcam setempat. Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan pasokan bahan pokok penting tersebut dapat tersalurkan secara merata, tepat sasaran, dan langsung menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.
Kehadiran program pasar murah ini mendapat respons yang sangat positif dari warga sekitar. Salah satu warga mengungkapkan rasa syukurnya karena program ini dinilai sangat nyata dalam membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah fluktuasi harga barang pokok. Diskopindag memastikan kegiatan serupa akan terus didorong secara berkala di sejumlah titik strategis lainnya di wilayah Kabupaten Lumajang guna memastikan keterjangkauan pangan dan menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga dengan baik.